SAJAK KUMBANG TUK BUNGA ANGANKU

Karena perasaan itu seperti angin tak terlihat

Tapi bisa di rasa

Dan ketahuilah…

Kamulah angin yang tak terlihat tapi bisa ku rasa itu

Rumahmu terlalu rapat, angin pun tak ada celah, Tuk sekedar tanya rasa.

Bungamu tak pernah mekar, ketika kumbang datang, kuncup yg kau Tampakkan

Ah… 

kumbang sejati jadi alasan, untuk menolak ku sebegitu rupa

Bungamu terlalu tinggi, hingga kumbang sejati takut mendaki

Atau bungamu pilih – pilih kumbang yg boleh mendekat, 

ah.. semuanya serba mungkin,

Takdir kah? ego kah? Atau apalah aq gak tau…

Mungkin… 

bunga tak sadar ketika kumbang mendekat ada keindahan yg di sebar, ada kesejatian dalam hidupnya untuk tetap mekar, 

Dan hinggapnya kumbang untuk memberikan manisnya madu dalam mekarnya…

Seindah apapun bunga yg tak pernah dihinggapi kumbang, dia mekar tanpa kesempurnaan

Dan aq ingin hinggap dimekarmu barang sebentar saja, Kalo kau tak sudi dalam waktu yg lama

Kumohon… 

Harapan dibangun dengan kekuatan, bukan angan – angan dalam ketakutan…

Ketakutan itulah yg menghancurkan pengharapan

Aq nanya boleh? 

Brapa kali mekarmu dihinggapi kumbang?

Sehingga bencimu membunuh kumbang yg lain…

Sadarlah bencimu dan takutmu menjadikan tandusnya hati, karena kau tolak penyiram tandus dengan prasangkamu

Prasangka adalah penyakit kronis penghantar matinya rasa

Ketakutan bisa hilang dengan pembuktian

Pembuktian berdiri diatas kepercayaan

Kepercayaan tercipta dengan keterbukaan

So…. 

jangan salahkan kumbang untuk hinggap di mekarmu, karena kau memang pantas untuk itu

Jangan kau benci kumbang yg datang kepada mu, karena kau memang pantas didatangi

Jangan kau usir kumbang yang mendekat utk menyayangi mu, karena kau memang pantas untuk di sayang…

silakan kau usir kumbang itu tapi jangan kau usir ketulusannya

Maafkan kumbang yang sudah membuat mekarmu menangis…

Met mlm… 

met istirahat… Bunga angan ku…

Sukoharjo 1 juni 2017 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s