ISLAM, MODERNITAS DAN GAYA HIDUP

Diawal islam menjadi syariat, para sahabat baik muhajirin maupun ansor tidak sedikitpun ada rasa pembangkangan terhadap islam. Bahkan mereka menjadi spirit untuk umat sesudahnya. Spirit apa yang harus kita ambil dari para sahabat? Spirit tentang kesadaran, keyakinan dan keteguhan jiwa tanpa syarat terhadap aturan syariat. Mengutip pernyataan Umar Ibn Khatab” barang siapa yang belum diatur oleh syariat agama, maka dia tidak akan mendapatkan pengajaran dari Allah SWT”. Sahabat umar mempunyai maksud dari pernyataan tersebut, beliau menginginkan kesadaran dalam diri manusia untuk meyakini bahwa Rasulullah Muhammad mengetahui apa – apa yang baik untuk manusia. Sehingga zaman sahabat ini disebut sebagai zaman kejayaan dan kemuliaan islam. Islam kaffah benar-benar terwujud, dan mampu menjadi kekuatan pada setiap insan. Kemudian berdampak pada tersyiarnya islam sampai ke penjuru bumi, itu semua karena keteguhan, keyakinan dan kesadaran berislam sudah mengalir dalam relung hati setiap muslim. 

Kesiapan menghadapi gempuran teknologi

Era yang serba instan, dimana laju teknologi tak tertahan. Macam-macam penyikapan manusia terhadap perkembangan teknologi, ada yang sudah siap dan banyak pula yang gagap. Teknologi bisa mendekatkan atau bahkan bisa menjauhkan manusia kepada Tuhannya, ini lah awal dari kemanusiaan manusia diuji. 

Kikisnya peradaban asli manusia yaitu peradaban alam, semakin tergusur oleh budaya kota yang materialistis. Menggarap sawah dan menggembala hewan jarang kita temui sekarang, semua sudah tumbuh gedung-gedung, beton yang tidak bisa bersahabat dengan alam. Filosofi kehidupan alam yang penuh kebersamaan hilang, inilah dampak dari gagapnya menyikapi teknologi.

Dari sisi spiritual juga kena dampaknya, modernitas membawa petaka bagi yang belum siap. Lemahnya pemahaman syariat agama menjadi awal menurunnya Kesadaran agama dari diri manusia. Kesadaran agama menurun, disebabkan oleh hukum – hukum selain islam dijadikan penengah dan Syariat agama menjadi Cabang Ilmu (menurut Ibnu Khaldun). Padahal islam melalui al Qur’an merupakan induk dari semua Ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini. Al Qur’an itu wahyu Allah yang masih dijaga keasliannya dari dulu hingga kini. Kalau manusia belum merasa di atur oleh islam/al Qur’an maka pengajaran Allah tidak akan pernah sampai pada manusia. 

Menumbuhkan spirit para sahabat di era sekarang

Kesadaran, keyakinan dan keteguhan jiwa adalah spirit para sahabat. Semangat itu yang harus kita kobarkan kembali dalam diri manusia sekarang, dengan strategi yang sama seperti zaman Rasulullah mengajak masyarakat jahiliyah untuk memeluk islam. Kelembutan dan kasih sayang dihadirkan oleh beliau dalam setiap aktivitasnya, Keteladanan menjadi prinsip dalam setiap dakwahnya. Aturan-aturan ditegakkan dengan prinsip kebijaksanaan, tidak pernah dizaman sahabat hukum ditegakkan lewat intimidasi, karena intimidasi dan paksaan dalam aturan akan merusak kepercayaan dan menghilangkan kemampian bertahan dalam diri sebagai akibat kemalasan yang ada dalam jiwa yang tertekan.  (dalam muqaddimah karya ibnu khaldun) 

Dalam satu peristiwa yang pernah dialami Zuhroh bin Haubah dalam perang Qodisiyah, ketika Umar ibn Khatab melarang Sa’ad untuk bertindak keras. Zuhroh pada waktu itu mengambil harta rampasan tujuh puluh lima ribu dinar emas dari Galineous. Setelah sebelumnya sang kafir terasebut ia kejar dan ia bunuh dalam perang Qadisiyah. Sa’ad mengambil rampasan iti dari tangan Zuhroh, seraya berkata, “kenapa anda tidak menunggu komando dariku?” langsung setelah itu ia menulis surat kepada umar yang isinya minta izin untuk mengambil rampasan tersebut. Namun, Umar ra membalas surat tersebut dengan “kamu bertindak keras kepada Zuhroh, padahal ia telah berkorban dengan banyak, sementara yang harus anda hadapi masih berkecamuk dan anda telah memecah keberaniannya dan merusak hatinya, dan akhirnya, umar memberikan rampasan tersebut kepada Zuhroh.

Sekarang Umat islam harus bisa memulai, bahwa islam merupakan gaya hidup. Maksudnya bagaimana?, islam menjadi perilaku manusia sehari-hari dimanapun tempatnya. Karena islam tidak terikat oleh ruang dan waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s