PERTENGAHAN DAN PERADABAN

Analisa Kuat diberikan ibnu khaldun tentang bangunan peradaban melalui kriteria kawasan. Ada tujuh kawasan yang dijadikan alat untuk melihat realitas perkembangan peradaban di bumi. Kawasan pertama, dan kedua dengan kawasan iklim yang panas. Wilayah ini berada di kawasan selatan equator (khatulistiwa). Kawasan tiga, empat dan lima, berada di dekat equator, baik disisi selatan maupun sisi utara dekat equator. Kawasan ini oleh ibnu khaldun disebut sebagai kawasan pertengahan. Kawasan enam dan tujuh berada di bagian utara jauh dari equator dengan kondisi alam yang dingin. Dari penjelasann tersebut bisa dijelaskan dengan mudah dengan membagi kawasan menjadi tiga tipologi. Tujuan Kajian kawasan ini untuk Mengetahui secara mendalam bagaimana peradaban berkembang di bumi. Klasifikasi dan tindak lanjuti menjadi harapan bagi kita manusia. Menurut Ibnu Khaldun dalam karyanya Muqadimah, bumi di bagi menjadi tujuh kawasan iklim, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kawasan tersebut mempengaruhi perkembangan peradaban yang di buat. Peradaban bisa berkembang hanya di iklim yang stabil, menurut Ibnu Khaldun iklim yang stabil itu kawasan pertengahan. Pertanyaannya mengapa peradaban bisa berkembang hanya di wilayah pertengahan? Bukan di kawasan selatan maupun utara? 

Kawasan selatan atau kawasan iklim satu dan dua merupakan daerah yang sangat panas, sehingga menyebabkan kondisi alamnya yang kering dan tandus, padang pasir juga banyak terawat di kawasan selatan. Sejarah sudah membuktikan bahwa peradaban tumbuh dan berkembang tidak jauh dari perairan, peradaban mesir kuno dengan sungai Nil, india dengan sungai indus dan gangga, babilonia dengan sungai tigris dan eufrat dan china dengan sungai hoang ho /sungai kuning. Menurut Ibnu Khaldun panas lebih cepat menghancurkan dibandingkan dengan dingin. Secara fisik panas menyebabkan kulit menjadi hitam dan rambut keriting. 

Sedangkan kawasan utara atau iklim enam dan tujuh kondisi alam sangat dingin, kebalikan dari iklim satu dan dua atau kawasan selatan, dingin menyebabkan kulit putih, bintik – bintik merah pada kulit dan rambut menjadi cokelat. Kondisi ekstrim menyebabkan peradaban tidak bisa berkembang. 

Kawasan pertengahan atau iklim tiga, empat dan lima, kondisi alam yang stabil ada keseimbangan antara panas dan dingin sehingga peradaban bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Kawasan pertengahan juga membuat kesempurnaan pada yang lainnya, misal: bentuk tubuh, warna kulit, akhlak, Ilmu pengetahuan, rumah yang disusun dengan batu, bahkan risalah kenabian pun semuanya di kawasan pertengahan. Diantara tiga iklim di kawasan pertengahan yang paling stabil adalah iklim ke empat. Perpaduan yang sangat sempurna antara panas dan dingin, dibandingkan dengan iklim tiga dan lima. Kawasan Iklim empat ini irak dan Syam. Secara Umum kawasan pertengahan berada di dekat equator baik sisi selatan maupun utara. 

Akhirnya kalau kita renungkan sejenak,  benar adanya peradaban  itu bermula dari Kawasan pertengahan, bahkan kenabiapun lahir dari kawasan pertengahan.*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s