SULTAN ISKANDAR MUDA DAN SULTAN AGUNG

Dalam sejarah kerajaan islam di indonesia ada dua kerajaan yang banyak berpengaruh terhadap perkembangan indonesia menjadi negara modern, yaitu kerajaan Aceh dan Kerajaan Mataram islam di Jawa. 

Iskandar muda pemimpin aceh

Kerajaan Aceh mencapai masa keemasan saat dipimpin oleh iskandar muda, pada masa itu aceh melakukan penaklukan-penaklukan besar, termasuk melawan portugis di Malaka. Malaka pada saat itu menjadi pelabuhan yang ramai, sebagai tempat transitnya komoditas dari berbagai wilayah.

Gaya kepemimpinan yang Kuat iskandar muda mampu membawa kemenangan dan berkuasa di wilayah sumatera bagian utara, dari Daerah pantai sampai daerah pedalaman walaupun menguasai pedalaman tidak semudah menguasai wilayah pantai. Otoriter menjadi ciri dari iskandar muda. Tetapi Dari sekian wilayah taklukan di sumatera, ada daerah yang tidak tersentuh olehnya, yaitu lampung sebagai penghasil lada dan palembang, karena dua daerah tersebut menjadi wilayah kerajaan banten. Pada saat yang sama banten sudah menjalin hubungan dengan Malaka, sehingga secara Politik banten mempunyai kekuatan yang cukup Kuat untuk menandingi aceh. 

Dengan kuatnya militer aceh, iskandar muda mampu menghimpun daerah taklukan untuk dijadikan sebagai daerah vasal yang tunduk kepada aceh sebagai pusat kekuasaan. 

Sultan Agung raja Mataram islam di Jawa

Sultan Agung mempunyai kesamaan dengan iskandar muda, mempunyai karakter yang Kuat sebagai penakluk. Jawa Tengah dan Jawa timur menjadi wilayah yang ditaklukkan secara terus menerus, ada surabaya, madura, pasuruan, jepara dll. Kepemimpinan Sultan Agung dengan militer yang Kuat mampu menjadikan Mataram islam sebagai kekuatan baru Setelah runtuhnya kerajaan pajang dan mampu membawa mencapai masa keemasannya. Legitimasi Mataram islam merupakan kelanjutan dari kerajaan hindu budha majapahit, kalo di lihat dari silsilah, Setelah majapahit runtuh, kemudian diganti oleh kerajaan demak, demak mengalami kemunduran, dilanjutkan ke wilayah pedalaman yaitu kerajaan pajang dan akhir dari silsilah itu ada di kerajaan Mataram islam. Dengan kekuatan militer yang Kuat Sultan Agung tidak pernah berkompromi dengan VOC, sehingga gubernur hindia belanda menjuluki Sultan Agung, seperti anjing yang mengotori masjid. 

Semua wilayah Jawa bisa di taklukan oleh Sultan Agung kecuali batavia dan banten. Dua wilayah ini mempunyai kekuatan masing-masing, batavia dikuasai VOC sedangkan banten juga mempunyai kekuatan sendiri dengan penguasanya. 

Dari dua raja diatas mempunyai kesamaan:

  1. Kekuatan militer untuk melanggengkan kekuasaannya
  2. Ada wilayah yang tidak bisa dikuasainya, lampung, palembang (iskandar muda) dan batavia, banten (Sultan Agung) 
  3. Penaklukkan sebagai cara untuk menperluas wilayah
  4. Dimasanya kerajaan mencapai puncak kejayaan
  5. Tidak punya pengganti yang sepadan dengannya
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s