HIKMAH KOLONIAL PORTUGIS UNTUK KITA

Portugis merupakan negara / bangsa eropa yang melakukan ekspedisi ke timur jauh pertama kali pada abad XV, secara Umum eropa pada abad tersebut bukanlah bangsa-bangsa yang diperhitungkan dalam perekonomian dan perdagangan dunia. Pada abad XV yang menguasai perdagangan dan perekonomian dunia adalah bangsa-bangsa timur jauh, india, Malaka, china dan majapahit (nusantara), karakter portugis yang muncul sebagai bangsa yang ingin  mengikuti kebutuhan bangsanya menuntut untuk melakukan serangkaian strategi yang diharapkan merubah kondisinya. Secara Umum dieropa dengan iklim dan tanah yang dingin dan tidak cocok untuk pertanian, bahkan hewan ternak banyak yang mati karena kondisi tersebut, sehingga penyembelihan hewan secara besar-besaran pun dilakukan. Pada saat itu eropa baru bisa mengawetkan daging sembelihan dengan Garam. Setelah Mengetahui Bahwa ditimur jauh ada hasil bumi yang bisa untuk membuat daging lebih lama awet, akhirnya portugis menjadi penasaran dengan komoditas pertanian tersebut, dan ekspedisi ke timur jauh pun dilakukan. Mengelilingi tanjung harapan sampai akhirnya singgah di india, india ternyata bukan pusat rempah-rempah yang dicari, dan perjalanan pun berlanjut dan sampailah di semenanjung / selat Malaka. Disinilah aktivitas portugis mencari rempah-rempah dilakukan, Strategi kemenangan portugis di Malaka merupakan gabungan dari:

1. Kemampuan daya tembak

2. Kebulatan tekad

3. Keberanian yang fanatik 

Tiga hal tersebut yang dilakukan dan dimiliki oleh portugis untuk meraih kemenangan di Malaka. 

Akan tetapi dalam perjalanannya portugis mengalami kesulitan untuk menguasai Malaka secara penuh, karena tujuan dari penguasaan itu adalah untuk Mengetahui dan menguasai sumber rempah-rempah. Ada beberapa hal yang menyebabkan portugis mengalami kesulitan, perilaku organisasi yang mulai tidak berwibawa dan tidak mampu menjaga semangat kesatuan diantara bangsa portugis, dampak dari keorganisasian yang seperti itu ialah :

1. Perintah-perintah yang saling tumpang tindih dan membingungkan

2. Ketidakefisiennan

3. Korupsi 

Tiga hal tersebut diakibatkan dari terpecahnya tujuan elit portugis itu sendiri. Bahkan gubernur – gubernur portugis melakukan monopoli perdagangan untuk kepentingan pribadi. 

Dari ulasan tersebut diatas bisa kita ambil hikmahnya, pelajaran yang bisa kita jadikan sandaran dalam rangka meraih sebuah visi bersama, untuk Terwujudnya cita-cita kolektif, dilakukan dengan cara – cara komunal. Memahami posisi dan fungsi masing-masing pribadi, sehingga tercipta harmoni yang menggembirakan menjadi sebuah keharusan. Analisis yang Kuat, tekad yang maksimal dan keberanian yang fanatik akan Membawa kemenangan untuk kita, dan sebaliknya, ke organisasi an yang amburadul, tumpang tindih perintah dan munculnya kepentingan pribadi lebih besar dari kepentingan bersama, akan Membawa kita pada kehancuran yang nyata. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s