REFLEKSI UMAT PASCA WAFATNYA RASULULLAH

​Setelah wafatnya Rasulullah Muhammad pemahaman keagamaan umat semakin beragam,masa khulafaur Rasyidin sebagai penerus kepemimpinan sang revolusioner Muhammad masih menjadi rujukan utama. kemudian Daulah Umayyah di Damaskus, dan berlanjut Daulah Abbasyiyah di Baghdad mulai muncul sekte-sekte, bukan hanya tujuan religius tapi juga tujuan politik. Pengaruh yunani dan kristen masih besar di 2 daulah terakhir tsb. Para ahli sejarah mengatakan khulafaur Rasyidin merupakan bentuk kekhalifahan republik artinya, khalifah tidak ada hubungan kekeluargaan dg penerusnya, dari khalifah abu bakar assidiq sampai khalifah ali bin abi tholib. Yang menjadi perekat para sahabat adalah ukhuwah islamiyah, karena islam mereka bersatu. Prinsip inilah sebenarnya yg menjadi pendobrak kultur arab yang menjadikan persamaaan suku sbg pemersatu. Di hijaz (mekkah dan madinah) suku menjadi kekuatan primordial yg mampu mengantar pada kekacauan tanpa henti, asshobiyah adalah prinsip untuk mempertahankan harga diri. Pada masa daulah umayyah klan keluarga mulai dihidupkan, sang khalifah akan menyerahkan kekuasaan kepada keturunannya. Menurut pakar sejarah Daulah Umayyah dg muawiyah bin abu sufyan sebagai pendiri dan khalifah pertama sudah keluar dari islam, karena Islam tidak pernah atas nama keluarga sebagai perekat, tetapi diatas landasan Islamlah seharusnya sbg pemersatu. Begitu pula daulah abbasyiyah sistem kekeluargaan menjadi prinsip kepemimpinan daulah. Walau demikian berdirinya daulah mempunyai tujuan untuk menyebarkan islam dengan cara menaklukkan wilayah yg masih kafir. 
Sekte-sekte dalam Islam

Muktazilah, gerakan puritan islam yg sangat kaku, dan dalam perkembangannya muktazilah ini menjadi gerakan rasio yang sangat dominan. Diantara prinsip ajarannya yaitu mengatakan “al Quran adalah makhluk”, dan keraguan adalah keniscayaan untuk mendapatkan pengetahuan. Sampai kepada pemikiran bahwah akal manusia melebihi Tuhan. Kemudian untuk mengembalikan ajaran ortodoks islam muncullah gerakan asy’ariyah, gerakan yg yang ingin mengembalikan pemahaman islam ke ajaran yang semestinya. 
Tasawuf, gerakan personal untuk mendekatkan diri kepada Allah, tasawuf mempunya inti ajaran tentang asketis (Zuhud) sebagai bentuk mencela ketamakan terhadap anugerah Tuhan di dunia,dan selalu mencari jalan kebenaran Tuhan dan kebenaran Agama. Pada akhir abad kedua belas tasawuf sudah mulai terlembagakan sebagai gerakan komunal. Tokoh pentingnya yaitu al farabi dan al Ghozali. Dan diakhir abad ke 7 sampai 8 ada al halajj dg pernyataannya “ana al haq” (akulan kebenaran Tuhan) dan Rabiah al adawiyah ( kecintaannya kepada Allah tidak menyisakan sedikitpun kapada yang lain)sbg  sufi utama. Di wilayah yang nan jauh dari arab pun tepatnya ditanah jawa muncul tokoh macam al halajj yang mempunyai keyakinan “manunggaling kawulo gusti” ala sheikh siti jenar.
Mazhab Syiah

Yang membedakan dg mazhab lain adalah keyakinan thd imamah, syiah mempunyai keyakinan dg imam dua belas, yg dalam perjalanannya syiah pun akhirnya terpecah ketika imam ketujuh adalah musa bukan ismali yg ditunjuk oleh ja’far, padahal ismail adalah anak tertua. Kemudian muncul syiah ismailiyah. Dalam perkembangannya syiah menjadi kaum yg ditindas oleh penguasa, sehingga mereka menerapkan prinsip taqiyah (berhati-hati) artinya dalam keadaan darurat keyakinan syiah tdk boleh diucapkan, dan mereka mengakui keyakinan lain. Selain taqiyah syiah jg mempercayai tentang imam mahdi, dan nikah mut’ah. Inilah prinsip syiah. Namun yg menarik didalam syiah sendiri ternyata juga terdiri dari banyak sekte, ada syiah utama dengan imam dua belasnya, dan syiah ekstrim (ismailiyah, qaramithah, nusairiyah) yg menurut sekte syiah utama sudah sesat, karena menafikan keagungan Tuhan dan mengaburkan Nabi Muhammad saw sebagai Khatamul anbiya. Pemahaman yg paling sesat dari sekte syiah ekstrim yaitu jibril sudah salah orang dalam menyampaikan wahyu, seharusnya untuk ali bukan Muhammad. Tapi, dari sekian sekte syiah yg dekat dengan sunni adalah sekte

One thought on “REFLEKSI UMAT PASCA WAFATNYA RASULULLAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s