SNOUCK HURGRONJE DAN PEMAHAMAN ISLAM DI INDONESIA

Snouck Hurgronje orientalis yang berpengaruh terhadap sejarah perkembangan penahaman islam di indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia, kaya sumber daya alam yang membuat bangsa Eropa sangat tertarik untuk menguasainya. Lima negara telah tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai penjajah, diantaranya portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jepang. Bangsa-bangsa Eropa melakukan ekspansi digerakkan atas misi perang salib, yaitu glory, gold dan gospel. Dari sekian penjajahan Belanda yang cukup lama membangun koloni di Indonesia, kurang lebih 3,5 abad atau 350 tahun.
Belanda dengan semangat salibnya masuk ke Indonesia dengan Membawa tiga misi seperti tersebut diatas, kekayaan, kejayaan dan menyebarkan agama Kristen. Pada tulisan ini yang akan menjadi fokus adalah tentang sejarah perkembangan islam pada masa kolonial Belanda. Sebelum islam datang ke Indonesia Dibawa oleh para pedagang Arab pada abad ketujuh masehi penduduk nusantara sudah memeluk agama hindu. Sekitar tahun 1600 Belanda datang ke Indonesia untuk menjajah Indonesia, mengeruk kekayaan dan menyebarkan agama menjadi misi Belanda. Dalam perjalanannya menjajah Indonesia, Belanda melakukan berbagai cara, diantaranya adalah mempelajari budaya dan seluk beluk bangsa Indonesia, termasuk keyakinannya. Snouck Hurgronje adalah orang yang berperan dengan itu, seorang Kristen yang mampu menembus kota suci mekah dan menetap di sana sampai akhirnya terkuat identitas aslinya atas laporan konsul Perancis kepada kerajaan arab Saudi. Dia orang Kristen yang fasih berbahasa Arab dan tahu seluk beluk islam. Dia orientalis yang memang bertugas dan bertujuan untuk keberagamaan umat islam di indonesia. Intinya menghancurkan pemahaman keislaman umat yang sangat melekat. Tujuan snouck Hurgronje bukan untuk mengajak umat islam pindah agama Kristen, tetapi snouck ingin menjauhkan umat islam dari agamanya.