MEMILIH PEMIMPIN (edisi pilkada)

Sebentar lagi tempat pemungutan suara (TPS) dibuka, bilik kecil yang akan melahirkan periode baru kepemimpinan 5 tahun kedepan. Siap mental dan kejernihan pikir perlu kita punyai, untuk memilih yang buruk dari yang terburuk. Siapapun yang terpilih itulah kehendak rakyat dan kehendak Tuhan.  Walau teori suara rakyat suara Tuhan mungkin tidak berlaku lagi,  tapi suratan takdir Tuhan siapa bisa menolak. Flashback ke masa lalu zaman Rasulullah mungkin bisa kita jadikan landasan teori dalam memilih pemimpin.  Bukan pemimpin yang seperti Rasulullah,  karena tak akan kita temui,  tapi memilih pemimpin yang mau dan mampu untuk meneladani sang utusan Allah itu.

Dari sisi akhlak sidiq ,  amanah,  tabligh  fathonah menjadi rujukan pemilih untuk pemimpinnya, sehingga kita tidak ragu lagi komitmen untuk memakmurkan rakyat. Walau sekarang sulit untuk mendapatkan pemimpin sesuai  dengan yang kita harapkan, Tapi setidaknya mendekati.  Itulah yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad kepada umatnya.

Rasulullah mempunyai gagasan besar terkait dengan kepemimpinan, dan itu sudah beliau terapkan dalam memimpin. Setidaknya ada tiga hal terpenting yang harus di punyai oleh pemimpin, pertama. Pemimpin harus mempunyai visi dan target jauh kedepan, kedua. Pemimpin harus mempunyai keunggulan organisasi dan Strategi, ketiga. Pemimpin harus tunduk pada kebenaran.

Pilkada bukan hanya rutinitas tanpa makna,  tapi pilkada memiliki urgensi untuk perubahan lebih baik,  dengan memilih pemimpin yang baik insha Allah Allah  akan meridhoi perjalanan bangsa Indonesia kedepan sampai menemui kejayaannya,  dan Indonesia menjadi negara yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s