REVITALISASI PERAN DAN FUNGSI MAJELIS DIKDASMEN MUHAMMADIYAH

MENGAPA REVITALISASI?

 Kepemimpinan Majelis dijabat oleh personalia yang rata-rata “sibuk”, sehingga tidak fokus Personalia pimpinan Majelis yang berkomitmen (aktif) di Majelis diperkirakan kurang dari 75 %  Belum ada keserasian visi dan misi pimpinan Majelis.  Hubungan tata kerja dan komunikasi antar majelis belum efektif, bahkan belum harmonis.  Permasalahan dan tantangan Pendidikan Muhammadiyah sangat dinamis dan variatif, mulai dari hulu sampai hilir.

ARTI REVITALISASI

 Vitality adalah energy, kekuatan untuk bertahan hidup, dan kebangkitan yang menghidupkan (Modern Dictionary)  Revitalisasi Peran dan Fungsi Majelis Dikdasmen berarti:  menambah kekuatan atau energi baru (volume);  memperbaharui/meningkatkan/memperbesar energi (kemampuan)  membangkitkan dan menghidupkan Majelis (kinerja)

UNTUK APA REVITALISASI?

 Menyamakan visi, misi, dan komitmen Majelis Wilayah, Daerah dan Cabang.  Meningkatkan kapasitas Majelis dalam penyelenggaraan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan  Meneguhkan komitmen, menggembirakan dan menggiatkan pimpinan majelis dalam menjalankan peran dan fungsin

NILAI-NILAI DASAR

 Bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah;  Berdasarkan Ruh al-Ikhlas untuk mencari ridla Allah swt.  Kerjasama (musyarakah) dengan memelihara sikap kritis;  Menghidupkan prinsip pembaruan (tajdid), inovasi;  Memihak kepada kaum yang sengsara dan lemah  Keseimbangan antara akal sehat dan kesucian hati.

KEDUDUKAN DAN TUGAS POKOK MAJELIS

 Majelis adalah Unsur Pembantu Pimpinan Persyarikatan bidang pendidikan dasar dan menengah .  Majelis bertugas menyelenggarakan amal usaha serta tugas pekerjaan dalam bidang pendidikan dasar dan menengah LINGKUP TUGAS POKOK DAN FUNGSI  Pembinaan ideologi Muhammadiyah di sekolah.  Perencanaan, pengorganisasian, pembimbingan, pengkoordinasian, dan pengawasan atas pengelolaan amal usaha, program, dan kegiatan.  Peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga profesional.  Pengembangan kualitas dan kuantitas amal usaha.  Penelitian dan pengembangan bidang pendidikan dasar dan menengah.  Penyampaian masukan kepada Pimpinan Persyarikatan sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan kebijakan bidang pendidikan dasar dan menengah.

MAJELIS DAERAH

 Melaksanakan ketentuan Pembinaan ideologi Muhammadiyah di sekolah  Mengusulkan pendirian dan pembubaran sekolah kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dengan persetujuan dan atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah.  Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian guru dan karyawan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah.  Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala SD/MI/SMP/MTs/SMP LB dan bentuk lain yang sederajat kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah.  Mengangkat dan Memberhentikan Wakil-Wakil Kepala Sekolah SD/MI/SMP/MTs/SMP LB dan bentuk lain yang sederajat.  Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Pengawas SD/MI/SMP/MTs/SMP LB dan bentuk lain yang sederajat kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah.  Mengesahkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah tingkat SD/MI/SMP/MTs/SMP LB dan bentuk lain yang sederajat HUBUNGAN DAN TATA KERJA  Majelis mengadakan hubungan vertikal, horisontal, diagonal di lingkungan Persyarikatan dan hubungan dengan pihak lain di luar Persyarikatan  Majelis menyusun tata terja dengan menerapkan prinsip-prinsip amanah, adil, transparan, akuntabel, dan partisipatif berdasarkan aturan-aturan Persyarikatan

SYARAT PIMPINAN MAJELIS

 Taat beribadah dan mengamalkan ajaran Islam.  Setia pada prinsip-prinsip dasar perjuangan Muhammadiyah.  Dapat menjadi teladan dalam perjuangan Muhammadiyah.  Taat pada garis kebijakan Pimpinan Muhammadiyah.  Memiliki kecakapan dan berkemampuan menjalankan tugasnya.  Telah menjadi anggota Muhammadiyah sekurang-kurangnya satu tahun dan berpengalaman dalam kepemimpinan di lingkungan Muhammadiyah bagi pimpinan tingkat daerah, wilayah, dan pusat.  Tidak merangkap jabatan dengan pimpinan organisasi politik dan pimpinan organisasi yang amal usahanya sama dengan Muhammadiyah di semua tingkat.  Tidak merangkap jabatan dengan pimpinan amal usaha yang menjadi tanggungjawabnya.

KEUANGAN DAN KEKAYAAN

 Majelis dapat mengusahakan dana atas persetujuan dan dalam koordinasi Pimpinan Persyarikatan setingkat  Kekayaan Majelis secara hukum milik Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan dapat dilakukan oleh Majelis sesuai dengan ketentuan dan/atau kebijakan Pimpinan Persyarikatan.  Pemindahan hak atas kekayaan dilakukan oleh Pimpinan Persyarikatan BIDANG REVITALISASI  Kurikulum ISMUBA  Sumber Daya Manusia (SDM)  Tata kelola  Kelembagaan  Kultur Sekolah/Madrasah  Sarana dan prasarana Revitalisasi Kurikulum ISMUBA  Standarisasi kompetensi lulusan dan isi kurikulum Ismuba  Standarisasi sumber belajar Ismuba  Standarisasi proses pembelajaran Ismuba  Standarisasi penilaian Ismuba Revitalisasi SDM 1. Sistem rekruitmen dan penempatan 2. Pembinaan; Keislaman,kemuhammadiyahan, kompetensi, manajerial dan kepemimpinan, karier dan kesejahteraan 3. Pembinaan dan promosi GURU TETAP YAYASAN Revitalisasi Tata kelola 1. Tata kerja Sekolah/Madrasah dengan Persyarikatan, pemerintah dan masyarakat; 2. Penjaminan mutu pendidikan dan pembelajaran; 3. Pembinaan siswa (kepribadian/karakter, IPM, HW, dan TS) 4. Pengelolaan keuangan sekolah/madrasah 5. Penerapan prinsip-prinsip good governance Revitalisasi Kelembagaan  Kedudukan sekolah/madrasah Muhammadiyah adalah milik Persyarikatan, tidak boleh dinegerikan, maupun dialihkan peruntukannya  Fungsi sekolah/madrasah Muhammadiyah menliputi: pendidikan, da’wah, pengkaderan, dan pelayanan Revitalisasi Kultur Sekolah/Madrasah 1. Disiplin ibadah, waktu, belajar, dan bekerja 2. Kesantunan 3. Keteladanan 4. Kejujuran 5. Kesederhanaan 6. Kebersihan 7. Suka beramal saleh 8. Layanan 9. Hemat 10. Percaya diri 11. Sabar dan bersyukur 12. Bijak dan bertanggungjawab 13. Dinamis 14. Berpikiran maju Revitalisasi Sarana dan Prasarana 1. Pendataan dan optimalisasi aset pendidikan Muhammadiyah 2. Standarisasi sarana dan prasarana 3. Pengembangan ICT, penerbitan dan perpustakaan 4. Infra struktur dan peralatan pendidikan 5. Peralatan penunjang pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s