Pendiri Arema Minta Toisutta Patuhi Keputusan FIFA

MALANG, KOMPAS.com – Meski Komisi Normalisasi (KN) PSSI telah mengumumkan menolak dan menggugurkan pencalonan George Toisutta sebagai calon Ketua Umum PSSI, tetapi hingga kini Toisutta masih tetap akan maju dalam bursa pencalonan Ketua PSSI. Pasalnya, dia merasa dicalonkan oleh pemilik suara.

Melihat pernyataan Toisutta tersebut, pendiri Arema Indonesia, Lucky Acub Zainal, meminta lebih baik Toisutta mematuhi apa yang sudah diputuskan oleh FIFA. Menurut pria yang karib diakrab Sam Ikul itu, saat dihubungi via telepon, Sabtu (30/4/2011), ditolaknya Toisutta dan Arifin Panigoro itu sudah keputusan FIFA. Dengan sadar diri dan rela hati, Toisutta juga Arifin harus ikut keputusan FIFA.

“Para insan sepak bola jangan beranggapan bahwa kalau PSSI tidak dipegang oleh George Toisutta atau Arifin Panigoro, sepak bola Indonesia tak akan maju. Sepak bola Indonesia akan suram, kalau insan sepak bola tak mau diajak kerjasama untuk memajukan sepak bola,” jelas Sam Ikul.

Siapapun yang jadi Ketua umum PSSI nantinya, beber dia, harus didukung dan para insan bersama-sama berkeinginan untuk memajukan sepak bola Indonesia. Dalam pemilihan calon Ketum PSSI nantinya, kata putra dari Acub Zainal ini, betul-betul digunakan dengan baik. Jangan sampai terpengaruh dengan kepentingan kelompok dan menjual suaranya kepada kandidat yang banyak memiliki duit.

Tetapi, dalam menentukan siapa calon yang layak jadi Ketua Umum PSSI itu harus betul-betul karena ingin memajukan sepak bola Indoensia.

“Bagi Pak Toisutta, Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie atau kandidat yang ditolak tidak bisa nyalon, bukan berarti tidak bisa ikut serta memajukan sepak bola Indonesia. Mereka tetap harus ikut serta. Memajukan sepak bola itu bukan berarti harus jadi Ketum PSSI,” katanya.

Para Calon itu, beber Sam Ikul, harus membawa kepentingan sepak bola nasional. “Mari akhiri masalah PSSI itu. Kita fokus pada siapa sosok yang layak membawa sepak bola Indonesia ke dunia. Jangan permasalahkan keputusan FIFA itu. Walaupun Pak Toisutta beralasan didukung pemilik suara, ya sadar diri bahwa FIFA menolaknya,” katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan instruksi FIFA lewat suratnya pada 4 dan 21 April 2011, KN juga bertindak sebagai Komite Pemilihan (KP), telah mengumumkan menolak dan menggugurkan pencalonan nama Toisutta, Arifin, Nirwan, dan Nurdin Halid  sebagai calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Exco PSSI periode 2011-2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s