AMBISI Vs HATI NURANI

menjelang pergantian pimpinan sekolah perubahan situasi politik yang mengerikan. semuanya menjadi kawan, seakan-akan lawan tidak ada lagi. keadaan seperti api dalam sekam, sudah mulai adanya gejala-gejala reward dan punishment yang tidak wajar. para bandit sudah mulai beraksi, tebar pesona untuk empat tahun mendatang. mau dibawa kemana sekolah ini? karang diotak seharusnya dihancurkan supaya kita berfikir jernih dan bisa dipertanggung jawabkan. pelacur-pelacur intelektual mulai menampakkan kelaminnya untuk berbuat nista, siapakah pelacur-pelacur intelektual tersebut yaitu mereka yang menggadaikan hati nurani dan keintelekannya untuk kepentingan pribadi dan sesaat. SUNGGUH MEMALUKAN!

ada beberapa klasifikasi pendidik :
1. kelompok tau dan punya kepentingan,
2. kelompok tau dan tidak punya kepentingan dan
3. kelompok tidak tau dan tidak punya kepentingan

penjelasan klasifikasi:
kelompok pertama merupakan pemegang kebijakan dan para pembantunya yang mengaku punya nalar muhammadiyah dan karena orang2 ini mempunyai insting politik yang baik, kelompok kedua, merupakan orang2 yang mempunyai nalar kemuhammadiyahannya cukup baik mempunyai motto “islam agamaku, muhammad nabiku, al qur’an pedomanku dan muhammadiyah gerakanku” tetapi tidak punya kepentingan apapun kecuali membesarkan amal usaha muhammadiyah. kelompok ketiga merupakan orang baru yang tidak mengenal muhammadiyah secara dekat sehingga orang-orang tersebut mempunyai perilaku yang penting menunaikan kewajibannya yaitu mengajar.

kita termasuk yang mana? coba renungkan untuk kita melangkah yang lebih jauh tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s